Website Resmi Pemerintah Kota Sungai Penuh

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Berita Terkini

Rasyid : Batas Wilayah Kota Sungai Penuh Sudah Terang Benerang

Surel Cetak PDF

Hingga Km 48 Arah Pesisir Selatan Sumbar

SUNGAIPENUH - Permasalahan batas Wilayah Kota Sungai Penuh arah Pesisir Selatan Sumatera Barat, dinilai Pemerintah Kota Sungai Penuh sudah sangat jelas dan tuntas.

Hal tersebut mengacu pada ketentuan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi, dimana pada pasal 5 ayat 1 disebutkan Kota Sungai Penuh mempunyai batas-batas wilayah : huruf d sebelah barat berbatasan dengan kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat.

Pada ayat 2 disebutkan, batas wilayah sebagaimana dimaksud pada ayat 1 digambarkan dengan peta wilayah sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Undang-undang ini.

Sedangkan pada pasal 3 disebutkan, penegasan batas wilayah Kota Sungai Penuh secara pasti dilapangan, sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dan ayat 2 ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri paling lama 5(lima) tahun sejak terbentuknya kota ini.

Hal ini seperti disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra setda Kota Sungai Penuh, M.Rasyid, kepada wartawan dikantor Walikota Sungai Penuh, Selasa (3/2).

Penjelasan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Sungai Penuh, M.Rasyid, tersebut merespon statemen Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Kerinci, Afrizal, yang menyebutkan terjadi pergeseran batas wilayah Kota Sungai Penuh di Kecamatan Pesisir Bukit dengan Kecamatan Depati VII Kabupaten Kerinci pasca pemekaran Kota Sungai Penuh dari Km 9,5 menjadi Km 15.

 

Ditegaskan Rasyid, dalam Permendagri Nomor 76 Tahun 2012 tentang pedoman penegasan batas daerah pasal 3 ayat 1 disebutkan, penegasan batas daerah berpedoman pada batas daerah yang ditetapkan dalam undang-undang pembentukan daerah, peraturan perundang-undangan dan dokumen lain yang mempunyai kekuatan hukum.

"Jadi penetapan batas wilayah itu tidak sembarangan, namun mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku," papar Rasyid.

Lebih jauh dijelaskan Rasyid, penetapan batas wilayah kota Sungai penuh juga didasarkan pada keputusan rapat tanggal 31 Juli 2013 di Ditjen Pemerintahan Umum Kemendagri Jakarta, tentang penegasan peta batas antara Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Jambi khususnya pada segmen batas Kabupaten Pesisir selatan dengan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, dimana pada poin c disebutkan, garis batas pada lampiran undang-undang nomor 25 tahun 2008 tentang pembentukan Kota Sungai penuh di Provinsi Jambi telah sesuai dengan hasil pengukuran penegasan batas kedua provinsi pada segmen dimaksud yang dilaksanakan pada tahun 2003 dan 2004, serta disepakati untuk titik PBU 04 dipindahkan ke tugu watas Djambi dan Sumbar dengan koordinat 0749253 mT dan 9767956 mU.

Keputusan rapat tersebut, kata Rasyid, ikut ditandatangani Sekda Kabupaten Kerinci, H Zulfahmi S, SH.MM dan Sekretaris Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri, Drs H Mohammad Roem, MM.

"Jadi batas wilayah Kota Sungai Penuh arah pesisir selatan Sumbar itu bukan pada Km 15 melainkan pada Km 48 atau tepat pada batas Provinsi Sumbar dan Jambi. Artinya, seluruh jalan arah Pesisir Selatan dari Kota Sungai Penuh adalah bagian wilayah Kota Sungai Penuh dan lokasi TPST yang berada di Km 10 masuk dalam wilayah Kota Sungai Penuh yakni di Kecamatan Pesisir Bukit," papar Rasyid seraya mengungkapkan bahwa pada saat pembentukan Kota Sungai Penuh tahun 2008 telah dikeluarkan peta Kota Sungai Penuh oleh pihak Badan Informasi Geospasial (BIG) atau dulunya dikenal sebagai Bakorsurtanal.

"Kita juga sudah berkoordinasi dengan Badan Informasi Geospasial tentang batas wilayah tanggal 3 Oktober 2014 lalu dan kita diberikan soft copy peta Kota Sungai Penuh lampiran Undang-undang nomor 25 tahun 2008 tentang pembentukan Kota Sungai penuh di Provinsi Jambi," katanya.

Rasyid mengharapkan pemahaman terhadap ketentuan perundang-undangan bisa dilakukan secara utuh alias tidak sepotong-sepotong, sehingga tidak melahirkan persepsi yang berbeda.

"Intinya, tidak ada permasalahan soal batas wilayah Kota sungai penuh dengan Kabupaten Kerinci arah Pesisir Selatan, semuanya sudah terang benerang," pungkasnya. (Humas/Toni)

 

Wako : SKPD Harus Pahami RPJMD p- Pemkot Gelar Sosialisasi Sinkronisasi Perencanaan Daerah

Surel Cetak PDF

SUNGAIPENUH - Kepala Satuan Kerja perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Sungai Penuh diwajibkan memahami dengan jelas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang berisi visi kepala daerah dalam melakukan pembangunan untuk kemudian direalisasikan.
Penegasan ini disampaikan Walikota H. Asafri Jaya Bakri, dihadapan para pejabat lingkup pemkot Sungai Penuh pada acara sosialisasi sinkronisasi perencanaan daerah yang digelar di ruang pola kantor Walikota Sungai penuh, Kamis (11/12).

Selengkapnya...

Wako Serahkan Bantuan Kebakaran SMP2

Surel Cetak PDF

SUNGAIPENUH - Walikota Sungai penuh, H Asafri Jaya Bakri didampingi sejumlah pejabat Kota Sungai Penuh, Kamis (11/12) meninjau dan sekaligus menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran yang juga menghanguskan sejumlah ruang belajar SMPN 2 Sungai Penuh.
Kebakaran yang terjadi Senin malam Selasa (8/12) lalu itu menghanguskan 7 ruang belajar SMPN 2 Sungai Penuh dan sejumlah fasilitas belajar lainnya serta rumah warga yang dihuni 4 KK. 

Selengkapnya...

Gali PAD, Wako Sharing Dengan Notaris & Pimpinan Bank

Surel Cetak PDF

SUNGAIPENUH - Upaya menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sungai Penuh mendapat perhatian serius Walikota Sungai Penuh H Asafri Jaya Bakri.
Kondisi alam Kota Sungai Penuh yang minim sumber daya alam memaksa pemerintah Kota Sungai Penuh bekerja keras memutar otak menggali kreativitas untuk mencari sumber-sumber pendapatan yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan, sehingga ketergantungan pada dana pusat bisa berangsur-angsur dikurangi.

Selengkapnya...

Pemkot & PKK Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustadz H Inayatullah

Surel Cetak PDF

SUNGAIPENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Tim penggerak PKK yang diketuai Hj Emizola Asafri, S.Ag, M.Hum, Selasa (9/12) menggelar tabligh akbar dengan menghadirkan penceramah kondang Ustadz H Inayatullah, S.PdI.
Tabligh akbar yang dipusatkan di lapangan merdeka Kota Sungai Penuh itu dihadiri pimpinan DPRD, unsur forkompimda, para pejabat Kota Sungai Penuh serta diikuti  ibu-ibu anggota majelis taklim beserta kader PKK dari setiap kecamatan dalam Kota Sungai Penuh.
Walikota H Asafri Jaya Bakri dalam sambutan dan arahannya mengatakan, pembangunan fisik yang gencar dilaksanakan pemerintah Kota Sungai Penuh harus diimbangi dengan pembangunan spiritual yang harus didukung seluruh komponen masyarakat.

Selengkapnya...

Hal. 1 dari 15

Share on facebook

SPN Online







Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday530
mod_vvisit_counterYesterday620
mod_vvisit_counterThis week530
mod_vvisit_counterLast week3840
mod_vvisit_counterThis month12910
mod_vvisit_counterLast month13195
mod_vvisit_counterAll days726013

We have: 8 guests online
You are here: INFORMASI BERITA TERKINI